Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan telah meninggalkan rumah sekitar dua hari sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Diduga kuat, korban terjatuh atau hanyut terbawa arus Sungai Batanghari hingga akhirnya jasadnya tersangkut di tanaman di pinggir Sungai Buta-Buta. Kondisi geografis sungai dengan arus yang cukup deras diyakini menjadi faktor korban terbawa jauh dari lokasi awal.
“Korban terakhir terlihat meninggalkan rumah sekitar dua hari sebelum ditemukan,” tambah Syafriwal.
Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.(*)











