Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tergeletak tertelungkup di depan pintu kamar mandi.
Jenazah dievakuasi menggunakan ambulans PSC 119 dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi setelah berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan.
Data sementara mencatat enam kepala keluarga dengan total 20 jiwa terdampak akibat peristiwa ini. Dugaan awal, kebakaran dipicu kebocoran dan ledakan tabung gas. Selama proses pemadaman, sekitar 64.000 liter air dihabiskan untuk menjinakkan api.
Penanganan dilakukan dengan metode 5T terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas. Operasi pemadaman dinyatakan aman dan terkendali.
Damkartan Kota Jambi turut bersinergi dengan Camat Jambi Selatan, Polsek Jambi Selatan, Tim PSC 119, PLN Jambi, Lurah Thehok, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta relawan Redkar Kota Jambi. Seluruh personel kembali ke pos masing-masing sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya kebakaran, khususnya di kawasan padat aktivitas, serta pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di lingkungan usaha dan permukiman.(*)











