Dengan keterampilan beternak yang dimiliki, warga binaan diharapkan mampu mandiri dan memiliki peluang usaha ketika kembali ke masyarakat.
Keberhasilan panen telur ayam petelur ini menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat berperan aktif dalam mendorong kegiatan ekonomi produktif berbasis ketahanan pangan.
Selain meningkatkan ketersediaan pangan, program ini juga berdampak pada peningkatan kepercayaan diri dan etos kerja warga binaan.
Ke depan, Lapas Tebo berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program pembinaan kemandirian yang bernilai ekonomi, guna mendukung sistem pemasyarakatan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(*)











