Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak terkait melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, namun belum mendapat respons.
Sementara itu, akun media sosial milik Muhammad Nursah menyebutkan bahwa cuaca ekstrem di Kuala Simbur telah memasuki hari kedua.
“Cuaca ekstrem hari kedua di Kuala Simbur, satu rumah hanyut. Apa kabar pihak terkait,” tulisnya.
Warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai dan wilayah pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut, ancaman bencana susulan seperti banjir dan abrasi tetap mengintai.(cna)











