Rangkaian perjalanan ini menunjukkan konsistensi serta komitmen Syahroni dalam menjalankan tugas di berbagai kondisi dan tantangan. Baginya, setiap tempat penugasan memberikan pelajaran berharga dalam membangun sistem pembinaan yang lebih baik.
“Dimanapun saya bertugas, prinsipnya tetap sama, bagaimana menciptakan keseimbangan antara pembinaan, pengamanan, dan pelayanan,” ungkapnya.
Sebagai putra daerah, Syahroni juga menegaskan bahwa kedekatannya dengan Jambi menjadi motivasi tersendiri dalam mengemban amanah. Ia menyebut keluarga besarnya berada di Jambi, sehingga pengabdiannya memiliki nilai emosional yang kuat.
“Rumah saya di sini, keluarga saya di sini. Jadi bagaimanapun, saya ingin memberikan yang terbaik untuk daerah ini,” katanya.
Kini, sebagai Kalapas Kelas IIA Jambi, Syahroni membawa pengalaman panjang tersebut untuk memperkuat sinergi, termasuk dengan media dan masyarakat, dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang lebih terbuka, dan profesional.(*)











