Ia menambahkan bahwa berbagai tantangan seperti pengelolaan irigasi di musim kemarau telah diantisipasi, termasuk dengan ketersediaan pompa air, benih unggul, pupuk, hingga herbisida.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Swasembada Pangan Kementerian Pertanian, Liferdy Lukman, menyampaikan bahwa bantuan alsintan senilai Rp3,2 miliar tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung program tanam padi tiga kali setahun dan menjadi aset besar bagi brigade pangan dalam meningkatkan kesejahteraan petani, dengan potensi penghasilan mencapai Rp7,5 juta hingga Rp15 juta per bulan,” tutup Liferdy.(*)









