Penjurian dilakukan secara langsung oleh tim berpengalaman, baik dari instruktur pendidikan maupun teknisi sepeda motor Honda.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyampaikan bahwa sinergi antara industri dan dunia pendidikan merupakan strategi penting dalam menciptakan generasi siap kerja yang kompeten dan adaptif.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, FeVoSH kami hadirkan secara konsisten untuk mengalibrasi kualitas ajar SMK mitra binaan AHM.
Kami berharap hal ini mendorong terciptanya pendidikan berkualitas dengan tenaga pengajar kompeten serta fasilitas praktik yang mumpuni. Kompetensi siswa dan guru akan terus ditempa sesuai perkembangan teknologi dan mobilitas di Indonesia,” ujar Muhibbuddin.
Selain kompetisi, FeVoSH juga menjadi momentum pelaksanaan National Assessment for SMK. AHM bersama jaringan main dealer Honda di seluruh Indonesia mengukur kesiapan berkelanjutan pendidikan vokasi dari sisi kurikulum, fasilitas, hingga kualitas tenaga pengajar.
Pada kegiatan ini, AHM juga memberikan apresiasi bagi SMK dengan performa terbaik, mulai dari kelengkapan materi teori hingga fasilitas praktik.(*)











