Jambi, netinfo.id – Pembangunan Jalan Tol Jambi – Betung sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus dipercepat dan ditargetkan tersambung penuh pada Kuartal IV Tahun 2027.
Kehadiran ruas tol ini diproyeksikan menjadi pengungkit utama konektivitas ekonomi antara Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, khususnya dalam memperlancar arus logistik antardaerah.
Ruas Betung – Tempino – Jambi dengan total panjang 170,70 kilometer saat ini masih menyelesaikan pembangunan pada dua seksi utama, yakni Seksi 1 (Betung – Tungkal Jaya) sepanjang 62,38 km dan Seksi 2 (Tungkal Jaya – Bayung Lencir) sepanjang 55,76 km.
Sementara itu, dua segmen lainnya, yaitu Bayung Lencir – Tempino (34,10 km) dan Tempino – Ness (18,49 km), telah beroperasi dan masih melayani pengguna jalan tanpa tarif.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan bahwa percepatan pembangunan koridor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem transportasi darat di wilayah Sumatera.
“Pembangunan koridor ini kami dorong agar konektivitas antardaerah semakin kuat, arus logistik lebih efisien, serta manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya.
Dampak Ekonomi dan Logistik
Tol Jambi–Betung akan memangkas waktu tempuh distribusi barang, terutama komoditas unggulan seperti hasil perkebunan, pertanian, dan industri pengolahan. Dengan akses yang lebih cepat dan stabil, biaya transportasi logistik diperkirakan turun signifikan, sehingga meningkatkan daya saing produk daerah di pasar regional maupun nasional.
Selain itu, konektivitas ini membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sekitar simpang susun (interchange) dan gerbang tol, termasuk kawasan pergudangan, sentra UMKM, rest area komersial, hingga kawasan industri penunjang.
Perkembangan Proyek dan Fasilitas Tol
Dari sisi progres, pembangunan menunjukkan perkembangan bertahap baik pada aspek lahan maupun konstruksi:











