Muarasabak, netinfo.id – Tingginya debit air akibat banjir yang melanda Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjabtimur, memaksa sejumlah sekolah menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka dan beralih ke pembelajaran daring mulai hari Jumat (9/01/26).
Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan volume air meningkat dan merendam sejumlah fasilitas pendidikan.
Air dilaporkan telah masuk ke ruang-ruang kelas, sementara akses jalan menuju sekolah yang biasa dilalui para siswa juga terendam cukup dalam dan dinilai membahayakan keselamatan.
Atas pertimbangan tersebut, pihak sekolah bersama instansi terkait memutuskan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring hingga kondisi memungkinkan untuk kembali ke pembelajaran tatap muka.
Adapun sekolah yang telah menerapkan pembelajaran daring di Kecamatan Berbak antara lain SD Negeri 56, SD Negeri 201, SD Negeri 88, SD Negeri 105, SD Negeri 198, SD Negeri 28, SD Negeri 196, SD Negeri 141, dan SD Negeri 197.
Selain itu, pembelajaran daring juga diterapkan di SMP Negeri 23, SMP Swasta 10, SMP Swasta 11, serta SMP Negeri 189.











