
Disaat nyebrang ombak besar, akhirnya kapal yang mereka tumpangi masuk air, kemudian kapal itupun tenggelam, dan mereka berusaha untuk menyelamatkan diri.
“Kalau menantunya alhamdulillah selamat berenang ke pinggir, tapi almarhum tak sampai kepinggir dan akhirnya kebawa arus hingga menghilang,” jelasnya.
Dimana sebelumnya, pada 31/12/24 sekira pukul 09.30 Wib, Telah terjadi kecalakaan Kapal 2 Orang ABK ikut tenggelam setelah Pompong yang mengangkut Sawit karam karena masuk air.
Satu orang ABK berhasil selamat dan 1 ABK lainnya hilang. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan Pencarian.(*)











